" PLEASE DO NOT USE THE PHOTOGRAPHS IN THIS BLOG WITHOUT MY PERMISSION "

Sabtu, 13 Juli 2013

What "Applesauce" Can Do?

Pertama kali tau tentang Applesauce ini dari bukunya Farah Quinn "Happy Healthy Family". Pembuatannya cukup simple dan cuma butuh satu bahan utama, apa itu?? Ya apel pastinya... *nyengir. Di bukunya mbak Farah, applesauce ini dia masukkan pada resep menu MPASI, dimana apel hanya dimasak dengan air saja hingga lembut lalu diberikan kepada balita. Wahh....saya baru taunya setelah anak-anak udah pada besar, tapi bukan bearti nggak bisa diolah untuk hal yang lainnya dong!!!!. Saya pernah baca di internet, bahwa salah satu bahan pengganti butter untuk baking bisa menggunakan Applesauce. Saya tidak tau pasti kandungan apa yang sama pada keduanya sehingga bisa saling menggantikan. Tapi selama itu sehat, saya akan mencobanya dengan senang hati... :D


Applesauce

Ingredients :
500 gr apel malang (granny smith), kupas, potong dadu kecil.
100 ml air
1 btg kayu manis

Method :
Campur semua bahan dalam panci, masak dengan api sedang kurang lebih selama 20-30 menit hingga apel lembut, matikan api dan biarkan hingga dingin.

Note : Untuk penggunaan apel nya sendiri bisa di mix dengan apel jenis apa saja.


Muffin ini adalah percobaan pertama saya menggunakan applesauce. Hasil muffinnya enak, moist, manisnya juga pas. Tapi kendalanya satu.. muffinnya lengket banget di kertas cup nya. Apa mungkin karena nggak pake butter atau minyak ya, jadi dia lengket banget. But overall, puaslah dengan hasilnya.



Banana Chocolate Chips Muffins

Ingredients :
125 gr tepung terigu
50 gr oatmeal
100 gr gula palem
1/3 sdt garam
1 sdt baking soda
1 sdt baking powder
3 bh pisang, haluskan
1 btr telur
85 gr apple sauce
100 gr chocolate chips

Method :
Campur tepung, oatmeal, gula, garam, baking soda, dan baking powder. Aduk rata, sisihkan.
Dalam wadah lain, campur pisang, telur, dan applesauce. aduk rata. Lalu masukkan adonan pisang ke dalam campuran tepung. Aduk asal rata. Tambahkan chocolate chips aduk rata.
Masukkan adonan kedalam cetakan muffins yang telah dialasi kertas cup, oven dengan suhu 200 deg C selama 25-30 menit.
Angkat, letakkan diatas rak kawat. Sajikan hangat.



Setelah membuat muffins, saya masih mempunyai stock applesauce dari resep diatas. Dan masih dengan quick bread -karena mudah, dan enak- saya coba membuat applesauce bread. Cara membuatnya juga sama dengan cara membuat muffins, yang membedakan adalah loyang yang digunakan adalah loyang loaf. Kalau mau pake loyang muffing pun juga gak jadi masalah, paling cuma ganti nama aja jadi applesauce muffins... hehehe. 


Applesauce Bread

Ingredients :
180 gr tepung terigu
50 gr oatmeal
1 sdt baking powder
1 sdt baking soda
1/4 sdt garam
1 sdt kayu manis bubuk
1/4 sdt cengkeh bubuk
1/4 sdt pala bubuk
1 btr telur
200 gr apple sauce
75 ml rice bran oil
200 gr set plain yogurt
65 gr gula palem
100 gr kismis
Almond slice, secukupnya untuk taburan

Method :
Campur tepung terigu, oatmeal, baking powder, baking soda, garam, kayu manis, cengkeh, dan pala bubuk, aduk hingga rata, sisihkan
Campur dalam wadah lain, telur, apple sauce, oil, yogurt, dan gula, aduk rata dengan menggunakan wisk.
Tuang adonan telur kedalam adonan tepung, aduk asal rata. Masukkan kismis, aduk kembali hingga rata.
Masukkan kedalam loyang loaf yang telas dioleh tipis margarine, taburi dengan Almond slice secukupnya.
Oven 200 deg C selama kurang lebih 30 menit hingga matang. Lakukan tes tusuk.
Angkat, dinginkan diatas rak kawat, potong-potong, sajikan.

Note : untuk penyajiannya bisa juga ditambahkan orange marmalade sebagai olesan, untuk variasi rasa.



Banyak sebetulnya yang bisa kita lakukan dengan apple sauce, antara lain untuk cookie, cake, atau cukup sebagai olesan roti tawar, bisa juga dicampurkan pada bubur oatmeal untuk sarapan, dan masih banyak lagi kreasi lainnya. Dengan menambahkan apple sauce ini, kita sudah meningkatkan nilai gizi dari hidangan yang kita buat. Tentunya hal ini baik buat seluruh keluarga. Well.... selamat berkreasi dengan apple sauce, and stay cooking with love... 

-eeyand-


Minggu, 12 Mei 2013

Daging Goreng Kriuk


Selamat hari minggu semua.... masak apa hari ini?? saya cari masakan yang gampang-gampang aja untuk makan siang. Daging goreng kriuk, inspirasinya dapat dari mama Ika Damayanti, dan resep ini ada di buku kita lho.... Bento Karakter Unik. Disana resep-resepnya super simple Gak Pake Lama, Gak Pake Ribet... jadi kalo lagi mampir ke toko buku, jangan lupa dibeli yaaaaa... ^^.



Untuk ukurannya sendiri...seperti biasa, saya sesuaikan dengan bahan-bahan yang saya punya dan dengan sedikitttt modifikasi pada bread crums nya, saya beri parsley cincang. Satu hal yang perlu diperhatikan pada resep ini adalah, daging yang digunakan benar-benar harus yang gampang banget empuk. Saya merekomendasikan untuk pakai daging has dalam, karena kalau pakai jenis yang lainnya, takutnya lapisan luarnya sudah matang dan kecoklatan tapi dagingnya masih belum empuk juga. 

Untuk yang saya pakai ini, saya beli di supermaket daging yang sudah diiris memanjang, dan biasanya daging ini digunakan untuk tumisan. Lebih simple karena kita nggak perlu motong-motong lagi. Tapi kalaupun pake daging yang belum dipotong, potong setebal kurang lebih 1 cm, lalu iris -iris tipis memanjang melintasi seratnya. Agar saat digigit dagingnya nggak alot, jadi cocok buat anak-anak.



Dan....selamat kembali beraktivitas untuk besok, and stay cooking with love.....

-eeyand-

English version

Jumat, 10 Mei 2013

Orange Marmalade French Toast



Express Post!!!!!.... Mau berbagi salah satu inspirasi menu sarapan yang cepat dan nikmat. French Toast dengan olesan selai orange marmalade didalamnya. Lapisan pencelupnyapun dibuat dari campuran telur, yogurt, flaxsed dan vanilla yang menambah kandungan sehat didalamnya. Ditambah lagi makannya bareng dengan sunny citrus, yang dibuat dari potongan buah jeruk navel yang dikucuri madu dan pistachio cincang. Wowww..sounds yum!!!!! 



Stay cooking with love....

-eeyand-

English version


Rabu, 08 Mei 2013

Sticky Apple Date Puddings


"Pudding" samakah dengan "Puding"??????. Di Indonesia, kata puding selalu identik dengan sajian penutup bertekstur lembut, terbuat dari agar-agar, jelly atau custard yang dibuat dengan tambahan rasa buah-buahan, vanilla, coklat dan banyak lagi. Sementara di Inggris, puding mempunyai arti yang lebih luas mencakup berbagai macam hidangan penutup, dimana sebagian besarnya mempunyai tekstur seperti cake dan cara memasaknya pun tidak hanya di panggang, melainkan juga ada yang dikukus seperti Sussex Pond Pudding. Tetapi bangsa Inggris tidak mengenal panci kukus seperti halnya kita, mereka mengukus puding dengan cara meletakkan mangkuk berisi adonan kedalam panci yang berisi air mendidih. 

Kalau di Indonesia puding itu cenderung atau bahkan selalu manis, tetapi di Inggris tidak semua puding bercita rasa manis. Justru hidangan kalisk yang pertama kali dibuat pada abad pertengahan memiliki cita rasa yang gurih, puding ini dikenal dengan nama Blood Pudding. Seperti namanya, Blood Pudding dibuat dari darah binatang, lemak, biji-bijian, kismis dan rempah-rempah. Dan cara memasaknya sama seperti membuat sosis, dimana semua bahan-bahannya dimasukkan kedalam selubung alami. Dan hasil akhirnya puding ini berwana ungu tua atau hitam. Namun ketika buah-buahan kering mulai populer, puding mulai diolah menjadi hidangan yang manis dan berevolusi menjadi hidangan penutup.



Resep ini sebetulnya hasil modofikasi saya dari Sticky Date Pudding. Kurma, brown sugar, toffee, semuanya manis, sedangkan saya nggak begitu suka dengan manis yang terlalu strong. Jadi saya mencoba mengkombinasikan kurma dengan apel malang yang mempunyai rasa asam, dan jumlah gula dalam cake nya juga saya kurangi. sedangkan toffee atau butterscotch sauce nya saya ganti dengan saus karamel siap pakai biar lebih simple.


Manisnya passss.... cake nya moist, dan kombinasi antara cake, karamel, dan cream nya bikin merem melekkkk... *hahhahah..lebay!!!!. Tapi beneran enak deh. Anak-anak juga pada suka, bundanya juga suka...jadi cocok sodara!!! ;)


Stay cooking with love....

-eeyand-



Puding Cincau Hitam


Hari ini, mau menghabiskan stok cincau hitam dilemari es. Masih lumayan banyak sekitar 350 gr.... beberapa hari yang lalu sudah pernah bikin puding ini, cuma waktu itu pakainya hanya agar-agar aja. Kebetulan dirumah ada jelly dan pulang dari pasar beli santan yang cukup melimpah. Okedeh... mari kita buat puding cincau hitam lagi. 

Secara tekstur, saya suka dengan perpaduan jelly dan agar-agar. Bagi yang pernag mencoba keduanya, pasti tau bedanya dong ya!!. Kalo agar-agar itu keras, dan kalo jelly kenyal banget. Nah gimana kalo keduanya digabungkan???? menurut saya..... PAS!!!!.



Penggunaan cincau hitamnya sendiri nggak harus sesuai dengan resep ya, bisa di sesuaikan aja. Kalau penggunaannya lebih sedikit pasti warna pudingnya akan lebih terang atau putih. Dan kalau terpaksa menggunakan santan insatant, bisa memakai 200 ml santan dicampur dengan 1000 ml air. Dan sebelum cincau dimasukkan, jangan lupa matikan apinya dulu ya....


Stay cooking with love...

-eeyand-

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...