" PLEASE DO NOT USE THE PHOTOGRAPHS IN THIS BLOG WITHOUT MY PERMISSION "

Rabu, 06 Februari 2013

Oat Cheese Apple Muffin


Muffin ini saya buat dua hari yang lalu untuk sarapan, hari Senin.. hari yang menurut saya selalu menjadi hari yang tersibuk. Mungkin karena efek kemarennya hari minggu kali ya....abis santai karena liburan, kemudian kembali bertemu rutinitas, jadinya terasa agak berat dibandingkan hari yang lain. Dan akhirnya baru bisa posting di blog malam ini.

Sedikit bercerita tentang banjir yang kembali terjadi di Jatiasih hari Senin malam yang lalu, karena luapan sungai bekasi beberapa perumahan terendam oleh banjir. Dan yang paling parah adalah perumahan Pondok Gede Permai yang menurut kabarnya ketinggian banjir mencapai 4 meter. Kebetulan tempat banjir itu tidak terlalu jauh dari tempat tinggal saya. Dan paginya, hari Selasa...sekolah anak-anak pun diliburkan karena ikut terkena banjir. 

Saya dan teman-teman hari itu memutuskan untuk sedikit memberi bantuan dengan membuat nasi bungkus untuk para korban banjir. kemudian saya merenung, tak bisa membayangkan jika saya berada pada posisi mereka. Rumah yang terkena banjir menyisakan lumpur yang begitu tebal, keadaan rumah yang kotor, porak poranda, dan entah apakan masih ada barang yang bisa diselamatkan oleh mereka atau tidak, dan masih banyak lagi kesulitan yang harus mereka hadapi. Subhanallah..... bersyukur atas segala nikmat yang saat ini saya dapat!!!! itu yang bisa saya lakukan, karena disaat yang sama ada orang yang tidak dapat merasakannya. Semoga bencana ini segera usai dan mereka dapat menjalani kehidupan mereka kembali dengan lebih baik...Amin.



Kembali berbicara tentang muffin, resep asli dari muffin ini saya ambil dari buku Anela Muffin, Primarasa. Hanya saja saya mengganti beberapa bahan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan saya. Seperti menggantikan sebagian tepung dengan oatmeal, mengurangi takaran gula, mengganti walnut dengan almond, dan butter saya ganti dengan sun flower oil. 

Hasilnya, perfecto!!!!!! semua suka.... dan pastinya Ayah lebih suka karena saya mengganti sebagian tepung terigunya dengan oatmeal. Satu hal tentang mengganti bahan didalam resep adalah, kita harus memastikan bahwa bahan penggatinya mempunyai karakteristik yang sama dan ukuran yang sama dari bahan sebelumnya. Sebagai contoh, saya menggantikan butter yang dilelehkan dengan sun flower oil, dimana keduanya mempunyai karakteristik yang sama. tepung dengan oatmeal, dan lain sebagainya. 

Ini salah satu cara agar kita bisa memberikan sentuhan "health" pada makanan ataupun cemilan yang kita santap. Jika ingin lebih tau tentang bahan-bahan pengganti yang lebih sehat untuk kue.... coba baca artikel yang cukup bagus ini, Bahan-bahan Sehat Untuk Adonan Kue (1)Bahan-bahan Sehat Untuk Adonan Kue (2). 


Cream cheese diatas mempunyai kalori yang cukup besar, salah satu solusi sehatmya bisa diganti dengan cream cheese rendah kalori, atau kalau saya lebih prefer menggantinya dengan set plain yogurt. Agar pada saat makan tidak ada "rasa bersalah" kepada perut dan paha yang semakin melebar.. hehehhe. But overall, it's highly recommended!!! 



Stay cooking with love...

-eeyand-

Jumat, 01 Februari 2013

Majalah Online Rasa Indonesia Edisi Januari 2013

Majalah Rasa Indonesia edisi Januari 2013 sudah terbit, sedikit terlambat saya mempostingnya di blog.. ^^. Dan untuk tahun 2013 ini, Majalah Rasa Indonesia ini terbit setiap dua bulan sekali. Semoga masih bersemangat untuk belajar Food Photography dan mencoba resep-resep khas Indonesia ya... walau harus dua bulan sekali... ;). Yukk... di download GRATIS..di www.rasaindonesia.net


Dan edusi ini, untuk resepnya kami mengangkat resep khas kota Banjarmasin, dan postingan saya adalah Soto Banjar dan Bingka Kentang.... buat yang mau mencoba silahkan lihat resepnya disana ya..!!!!


Stay cooking with love...

-eeyand-

Selasa, 29 Januari 2013

Rujak Mentimun


Ngerujak dalam rangka IDFB Challenge #8, sebetulnya pengen setor rujak yang khas daerah saya Surabaya. Tapi, karena setornya kancrit alias terakhir, rujak yang khas Surabaya sudah dibuat oleh beberapa anggota yang lain, ya sudah saya coba mengeksplor rujak khas daerah lain. Menurut buku yang saya contek, rujak mentimun ini asalnya dari Aceh. Seperti halnya Es Mentimun yang juga khas Aceh, rupanya daerah itu juga mempunyai rujak dari bahan yang sama.



Rasa rujaknya seger!!!!!!! Cocok banget dengan rasanya, apalagi kalo makannya siang-siang panas terik gitu, hadewww...... kemecerrr deh!!. Saya paling nggak tahan kalo ngeliat rujak, asinan dan semacamnya. Langsung ngencessss bawaannya. Entah kenapa, bagi saya kedua makanan itu punya kekuatan pengucur air liur deh... hehheheh. Yuk, dicoba resepnya....


Sedikit berbicara tentang mentimun, ternyata manfaat mentimun cukup banyak juga ya... beberapa diantaranya adalah untuk perawatan kulit dan rambut, melawan kanker, meredakan bau mulut, menurunkan berat badan dan melancarkan pencernaan, dan masih banyak lagi. Untuk lebih jelasnya silahkan klik disini tentang manfaat yang didapat dari mentimun.




Stay cooking with love.......

-eeyand-

Minggu, 27 Januari 2013

Vanilla Extract

Beberapa hari yang lalu ada sebuah komentar di blog saya ini dari Mbak Auliya yang menanyakan tentang halal tidaknya Vanilla Extract. Ini pertanyaan dari mbak Auliya.

vanili extract bukannya mengandung alkohol mbak?

Dan ini jawaban dari saya waktu itu

saya pernah beli di sebuah supermarket mbak, merk nya ja**, setelah liat ingredients nya ternyata ada kandungan alkoholnya. Sejak itu gak pernah beli vanilla extract lagi. Pas ke TBK, saya nanya ke penjualnya dan penjualnya memastikan bahwa vanilla extract yang dia jual non alkohol. Jadi kalo boleh saran, pastikan ke penjualnya mbak apakah mengandung alkohol atau tidak. Atau lebih amannya pakai vanilla bean, tetapi harganya lebih mahal.


Nah, kebetulan kemaren saya mampir ke TBK yang dimaksud. Karena ingun memastikan kembali apa yang sudah pernah di katakan ke saya, saya coba untuk bertanya lagi. Dan ternyata..... setelah saya tanya ke mbak penjaganya dia bilang, mengandung alkohol.... *dhoweeennnkkkkk. 

"Lho mbak kok dulu saya pernah tanya dibilang halal?"... sambil rada gondok
"Wa... kurang tau bu, tapi kalo vanilla ekstrak memang ada alkoholnya" jawab si embaknya.

Idiiihhhhhh...... lha dulu saya tanya katanya halal, makanya saya mau beli. Karena saya pernah beli dengan merk Java di supermarket, nggak liat-liat Ingredients nya. Pas dilihat di rumah nggak taunya ada kandungan alkohol. Spontan jadi keselllll...... saya masih ingat wajah si embak yang dulu itu, cuma kemaren waktu saya kesana dianya nggak ada.

So.... ada nggak Vanilla extract yang halal???? setelah googling ternyata ada lho.... dan ini hasil googling saya.

Picture source : vanillamart.co.uk
10 Fold Madagascan Vanilla Extract (Alcohol Free)

HALAL & KOSHER CERTIFIED

Available in Pack Sizes of 100ml, 250ml & 1 Litre
Our unique, extremely concentrated, industrial strength 10 Fold Vanilla Extract is made using Glycerin (Palm/Rapeseed Origin- Suitable for Vegetarians & Vegans) and Madagascan Vanilla Pods. This dark brown syrupy vanilla extract is ideal for professional and home use and combined with low dosing levels offers the ultimate vanilla extract experience (Recommended Dosage: 1/7th of Normal Vanilla Extract). This product does not contain any alcohol.
This Vanilla extract is certified Kosher Pareve by the Orthodox Union and Halal Certified by the Halal Quality Control, The Hague, The Netherlands.
The item is shipped in PET containers with tamper-evident caps.
images.jpg

Storing Vanilla Extract  
This product should be consumed within the best before date on the pack. Store in a cool, dry place. Do NOT refrigerate. 

Tapi saya nggak tau apakah di Indonesia ada yang jual ini ato nggak, dan akhirnya kemarin saya beli vanilla bean aja, walaupun sedikit mahal tapi hati tenang. Well..... terima kasih mbak Auliya, karena komentar mbak membuat saya tahu apa yang selama ini saya pikir benar, dan ternyata setelah di pastikan lagi ternyata tidak. 


Jadi sebelumnya saya mohon maaf.... untuk semua resep saya yang menggunakan Vanilla Extract, silahkan diganti dengan menggunakan bubuk vanilla (tapi kalo bubuk vanilla sih bukan vanilla asli, tetapi imitasi dan sebaiknya kurangi jumlahnya karena kalau kebanyakan bisa pahit) atau Vanilla bean. Kecuali jika Vanilla Extract yang anda pakai sudah pasti kehalalannya. 


Stay cooking with love...

-eeyand-

Rabu, 23 Januari 2013

Banana Oats Bread dan Karya Saya di majalah Martha Stewart Living Indonesia Edisi Januari 2013


Pagi kemaren dapur saya heboh... kenapa? Abang sudah mulai masuk sekolah, setelah hari Jumat, Senin, dan Selasa libur karena sekolahnya kena banjir. Terus, adek yang masih sakit harus dibawa ke dokter pagi-pagi untuk periksa darah karena panasnya sudah tiga hari, dan mesti siapin bubur ayam buat adek, karena dia bilang susah ngunyah nasi. Dan ada pisang dua biji yang dari tadi malam sudah saya rencanakan untuk dibikin kue karena sudah nggak disentuh orang rumah.

Waa.... beneran heboh, yang cuci piring yang masak bubur, yang nyiapin abang sekolah, belum bikin kue... rush hour!!!. Dan ditengah kehebohan itu, Ayah mulai clingakclinguk di dapur.....

"Bikin apa bun?", tanya ayah.
"Ini bikin bubur buat adek, kemaren katanya susah ngunyah nasi. Mungkin tenggorokannya nggak nyaman, makanya Bunda bikinin bubur. Bisa tolong adukin gak yah? biar cepet.."

Eee.... dibantuin Ayah deh bikin buburnya, sembari saya lagi cuci piring. Jadi Cuci piringnya selesai, buburnya selesai dalam waktu yang sama, makasih Ayah... ^^. Dan waktu Ayah ngantar Abang sekolah, giliran Bunda ngolah si pisang buat cemilan. Yukkkk...... !!!



Alhamdulillah....setelah melihat hasil test darahnya, adek baik-baik aja. Bahan leukositnya yang biasanya ada kecendurungan naik bila sakit karena adanya infeksi, ini masih ada dalam range. Lega bangetttt, walaupun harus menunggu lama di RS, sampai waktu Abang pulang sekolah saya belum ada di rumah. Jadinya Abang saya titipin ke tetangga sambil nunggu saya pulang.... "Mbak Novi.... nuhun ya bu!!! " ^^.


Karena heboh, kue yang satu ini beneran "blak blek..blak blek" bikinnya.... syarat utamanya adalah harus ada oatmeal. Karena itu favorite Ayah, kalo nggak ada oatmeal biasanya suka ditanya.. 
"Kenapa nggak pake oatmeal"

Hehheheh... jadi dari pada ditanya mending dipuji aja deh.. *loh.. :D. Dan beneran, pulang kerja langsung abis dua slice....

"Yah, laper apa doyan?"
"Dua-duanya bun...!!"

Hehehhe........  



Untuk penggunaan rice brand oil pada resep bisa diganti minyak apa aja ya, dan kalau nggak ada yogurt diganti aja dengan pisang lagi, jadi total pisangnya ada tiga. Dan taburannya juga terserah bisa almong, keju, kismis... sesuai selera aja lah. Just make it simple..... selamat mencoba!!! 

Oiya.... Bulan ini hasil buatan dan jepretan saya nampang di Majalah Martha Syewart Living Indonesia Edisi Januari 2013. Sebuah kebanggaan ya... kalau karya kita ada yang mengapresiasi, makasih buat mbak Fifi atas kesempatannya. Semoga kerja samanya bisa berlanjut ya mbak.. ^^, dan untuk edisi bulan ini saya diminta membuat Churros dengan sentuhan Indonesia. Dan saya buatlah Churros Aroma Jahe.... cocolan yang biasanya dari coklat, saya ganti dengan Butterscotch Ginger Sauce... yum!!! Yuk, yang mungkin hari ini mau jalan-jalan ke toko buku.... bisa mampir buat beli Majalahnya, karena isi majalahnya keren bangettt!!!!! ^^.


Happy holiday fellows...stay cooking with love...

-eeyand-

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...