" PLEASE DO NOT USE THE PHOTOGRAPHS IN THIS BLOG WITHOUT MY PERMISSION "
Tampilkan postingan dengan label Indonesian Snack. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesian Snack. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 November 2013

Cilok


Yang satu ini jajanan murah meriah tapi ngangenin, didaerah saya dulu Surabaya disebutnya pentol. Seringnya dimakan pake saos tomat ato sambel yang warna merahnya begitu menakutkan.. :D. Yang saya buat ini adalah cilok polos, alias nggak pake isi. Cuma tepung yang dibumbui lalu direbus. Rasanya kenyel-kenyel enak aja.... resepnya saya ambil dari resep yang disharing Bunda Ricke Indriani di Facebook. Thanks dah sharing resepnya ya bun.... semua orang rumah suka!!!!!! ;)


Cilok
Source : Mbak Ricke Indriani

Ingredients:
200 gram tepung sagu tani 
200 gram tepung terigu 
2 siung bawang putih, haluskan
1 sdt garam
1 sdt dashi
1/4 sdt merica bubuk
2 batang daun bawang , iris halus
400 ml air 

Air secukupnya untuk merebus cilok

Pelengkap:
Sambal kacang
Saus sambal botolan
Kecap manis

Method:
Campur dan ayak tepung sagu tani dan tepung terigu. Tempatkan dalam wadah. Tambahkan daun bawang dan aduk rata. Sisihkan.
Panaskan air, tambahkan garam, kaldu bubuk dan merica bubuk. Biarkan hingga mendidih. Matikan api. Angkat.
Masukan air kaldu panas-panas ke dalam campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dan diuleni menggunakan sendok kayu. Uleni hingga kalis dan bisa dipulung. ( Note :
pakai feeling ya, klo dirasa sudah cukup kalis hentikan penambahan air, klo dirasa masih terlalu kering airnya bisa ditambah)
Ambil sedikit adonan bulatkan sebesar bakso.
Rebus cilok dalam air mendidih hingga mengapung. Biarkan agak lama direbus setelah mengambang. Sekitar 15 menit. Angkat. 
Sajikan dengan pelengkap sambal kacang, saus sambal botolan dan kecap manis bila suka.

Note : kalo nggak pengen ribet bikin sambal kacangnya, bisa juga pake bumbu pecel yang siap pakai, rasanya tetep enak kok!!



Stay cooking with love....

-eeyand-

Senin, 21 Januari 2013

Gemblong


Hari minggu kemaren, kami sekeluarga jalan-jalan ke Plaza Cibubur buat cari refill tinta printer. Saat itu si adek sudah uhuk..uhuk, cuma belum separah sekarang. Yup... sikecil lagi sakit, batuk, pilek, dan badannya panas dari mulai minggu malam.

Pada saat melintas di jalan Cibubur yang macet.... disana banyak sekali penjual gemblong. Dan Adek tau-tau main mata sama Bundanya sambil bisik-bisik......,
"Adek mau itu.."
"Apa? gemblong?" tanya saya balik..
"iya..."
"tapi adek kan lagi batuk, jangan ahhh.... nanti makin parah batuknya"

Padahal waktu itu saya sendiri juga pengen ngemil si gemblong, tapi demi terciptanya perdamaian... maka diputuskan lebih baik ngempet. Eeeee.... ternyata, nggak makan gemblong batuknya makin parah juga sekarang.

Kalo adek udah sakit was..was... aja rasanya. Masalahnya nggak sakit aja makannya dikit, gimana kalo sakit!!!. Beda banget ma Abang yang tetep lahap makannya walaupun lagi sakit. Jadi serba khawatir gitu deh, apalagi Adek punya riwayat 5 kali masuk RS dan 1 kali operasi.... makinnnnn menjadi deh khawatirnya. Tapi InsyaAllah segera sehat ya dek.... Bunda bikinin gemblong lagi buat adek.



Dan, karena kemaren pengen, jadinya terbayang-bayang terus.... dan akhirnya memutuskan untuk bikin sendiri aja. Berbicara tentang Gemblong, saya baru tahu tentang makanan ini setelah tinggal di Bogor. Di Surabaya, tempat tinggala saya, ada jajanan yang hampir sama dengan gemblong ini, namanya Getas. Hanya berbeda pada jenis penggunaan tepung dan gula pelapisnya aja. Untuk yang pengen tau resep Getas, saya pernah membuatnya disini.

Untuk gemblong yang ini, bentuknya rada berantakan. Karena waktu melapisi dengan gula merah mengaduknya terlalu kuat. Salah saya kenapa nggak pake wajan yang teflon aja, malah pake wajan stainlees biasa jadinya saat gulanya mulai kering jadinya lengket dan susah buat diaduk. Alhasil gemblong nya jadi penyak penyok.. :P. Tapi dari segi rasa sih, masih enak lah.... .



Stay Cooking with love.... ^^

-eeyand-

Selasa, 03 Juli 2012

Es Podeng

Lagi "bongkar-bongkar" foto di lappy, ternyata masih punya beberapa foto yang belum sempat di posting. Sayang kalo cuma menuh-menuhi lappy doang. Yang saya ingat, es ini saya buat waktu pulang jemput abang sekolah. Bikinnya nggak terlalu lama, dan akhirnya jadi cemilan kami bertiga sore harinya. Seger banget... jadi inget waktu di Surabaya. Saya menyebutnya Es Ting-Ting karena yang jual menawarkannya dengan cara memukul lonceng sehingga berbunyi "Ting...ting...". Isinya yaaaa..... mirip-mirip lahh, ada es puter, tape ketan hitam, mutiara, roti, dan alpukat. Lumayan lah buat pengobat rindu jajanan di kampung halaman... ^^.


Es Podeng
Source : Jajanan Jakarta, seri masak femina PRIMARASA

Bahan-bahan :
50 gr biji sagu mutiara/ pacar cina
air untuk merebus
2 lbr roti tawar
1buah alpukat
8 skup es puter santan
4 sdm susu kental manis
2 sdm chocolate chips
1 sdm kacang tanah, sangrai, cincang

Podeng :
1 bks agar-agar bubuk warna hijau
75 gr gula pasir
500 ml air


Cara membuat :

  1. Rebus air hingga mendidih, masukkan sagu mutiara/ pacar cina. Masak hingga bening dan mengapung. angkat, tiriskan. Siram dengan air matang dingin, sisihkan.
  2. Podeng : larutkan agar-agar bubuk, gula dan air. Masak diatas api sedang hingga mendidih, angkat. Tuang kedalam loyang yang sudah dibasahi air, sisihkan hingga mengeras. Setelah podeng mengeras, keluarkan dari loyangnya, kemudian serut memanjang.
  3. Potong-potong roti tawar bentuk dadu 1 cm. Belah dua alpukat, buang bijinya lalu keruk dagingnya, sisihkan.
  4. Siapkan gelas-gelas atau mangkuk saji. Masukkan berturut-turut agar-agar serut, roti tawar, alpukat, dan biji mutiara. Tambahkan es puter, tuangi susu kental manis, lalu taburi keping coklat dan kacang sangrai. Sajikan segera.

Stay cooking with love....

-eeyand-

Senin, 28 Mei 2012

Martabak Manis Coklat Keju

Tadi siang sewaktu jalan berdua ma adek, adek minta dibeliin martabak manis. Tapi Bundanya nggak ngasih, padahal males aja mau turunnya....cuacanya panas banget. Akhirnya ngerayu adek, dan ngejanjiin untuk bikin sendiri nanti sore. Karena kebetulan Ayah juga lagi cuti, jadi bisa ngemil bareng2 sore hari. Dan, Alhamdulillah.... hasil martabak manisnya benar-benar memuaskan. Yang paling suka liat serat cantiknya itu lho, duh...nggak rugi ngerayu adek....dan pilih bikin martabak manis sendiri..^^.


Martabak Manis
Source : Sedap

Ingredients :
Bahan dasar kulit martabak :
500 gr tepung protein sedang
1 sdt baking powder
150 gr gula pasir (Yulyan : aku pake 120 gr)
2 btr telur, kocok lepas
1/4 sdt vanili bubuk
1/2 sdt garam
650 ml air

Bahan taburan:
Meisis coklat
Keju cheddar, parut
Susu kental manis

Bahan olesan :
Margarine secukupnya

Method :
  1. Kulit : ayak tepung terigu dan baking powder. Masukkan gula pasir, aduk rata. Tambahkan telur, vanili bubuk dan garam. Aduk rata.
  2. Tuang air sedikit-sedikit sambil dikocok dengan kecepatan rendah 15 menit sampai lembut. Diamkan 1 jam.
  3. Timbang 300 gr adonan. Tambahkan 1/4 sdt baking powder, aduk rata.
  4. Tuang di cetakan martabak manis (Yulyan : pake HPC) yang telah dipanaskan dengan api sedang selama 15 menit. Biarkan berbusa. Kecilkan api. Biarkan sampai berlubang. Tutup dan biarkan hingga matang. Angkat.
  5. Oles martabak dengan margarine, taburi keju, meisis dan susu kental manis. Potong 2 bagian lalu Tumpuk. 

Stay cooking with love...

-eeyand-

Selasa, 06 Maret 2012

Ketan Serundeng

Judulnya kangen sama ketan, kangen lagi sama bubuk kedelainya....karena di Surabaya, biasanya makan ketan itu pake kelapa parut dan bubuk kedelai. Tapi karena nggak punya bubuk kedelai, ya sudah...buat ngobati kangennya pake serundeng aja. Kebetulan masih ada sisa serundeng.


Masak ketannya ini super praktis lho...baru kali ini nyobain masak ketan di Happy call, karena biasanya kalo masak dikukus di panci. Lumayan cepet, dan gak banyak cucian piring pastinya. Tapi kalo kebetulan nggak ada wajan HPC ya bisa dikukus aja kayak biasanya


Ketan Serundeng

Ingredients :
2 cup beras ketan
2 1/2 cup air
65 ml santan instant
1 sdt garam
air untuk merendam
1 lbr daun pandan

Method :

  1. Cuci bersih beras ketan, rendam selama 1 jam.
  2. Tiriskan air rendaman, masak bersama santan, air dan daun pandan didalam wajan HPC, aduk sesekali. Lakukan hingga air habis dan terserap. Kecilkan api, tutup wajan dan masak selama kurleb 15 menit.
  3. Setelah 15 menit, aduk rata. Matiikan api lalu tutupkembali panci. Biarkan sebentar, hidangkan dengan serundeng.
  4. Jika tidak ada wajan HPC, setelah beras ketan dimasak dengan air hingga air terserap, pindahkan kedalam kukusan yang telah dipanaskan sebelumnya dan beruap banyak, masak hingga matang.



Stay cooking with love....

-eeyand-


Rabu, 29 Februari 2012

Martabak Telur



Yang ini adalah cemilan pas weekend kemaren, kalo martabak telor...hhmmm...orang serumah nggak da yang nolak. Jadi pasti ludesh kalo bikin. Apalagi si Adek...sekali makan bisa 6 potong...xiixxi...mantebbb katanya ^^. Ternyata bikin kulit martabak itu nggak susah...yang susah cara melebarkannya dengan diputer-puter kayak abang-abang yang jual martabak telor. Hehhehe....daripada susah-susah ya digiling aja...gak bakat jadi tukang martabak.. ^^. Tapi yang paling penting, rasanya enak....semua suka...that's it!!!!




Martabak Telor

Ingredients :
bahan kulit:
200 gram tepung terigu protein tinggi
 
1/4 sendok teh garam
 
140 ml air
 
30 gram minyak goreng
 
500 ml minyak goreng untuk merendam
minyak untuk menggoreng
 

bahan isi:
200 gram daging giling
 
2 siung bawang putih, diiris tipis
3 butir bawang merah, diiris tipis
2 buah cabai merah, dicincang halus
2 sendok teh kari bubuk
 
1/2 sendok teh garam
 
1/2 sendok teh merica bubuk
 
1/2 sendok gula pasir
 
1 batang daun bawang, diiris halus
 
1 sendok m minyak untuk menumis
 

bahan campuran per porsi:
25 gram daun bawang, diiris halus
2 butir telur bebek, dikocok lepas
1/2 buah (50 gram) bawang bombay, dicincang halus
1/2 sendok teh garam
 
1/4 sendok teh merica bubuk
 
50 gram bahan tumisan daging
 

Method :
  1. Kulit: campur tepung terigu dan garam. Tuang air sedikit – sedikit sambil diuleni sampai kalis. Tambahkan minyak goreng. Uleni sampai elastis.
  2. Timbang masing-masing 75 gram. Bulatkan. Rendam dalam minyak goreng 2 jam.
  3. Isi: tumis bawang putih, bawang merah, dan cabai merah sampai harum. Tambahkan daging giling. Aduk sampai berubah warna.
  4. Masukkan kari bubuk, garam, merica bubuk, dan gula pasir. Masak sampai meresap. Tambahkan daun bawang. Aduk rata. Sisihkan.
  5. Pipihkan kulit dan giling tipis. Campur daun bawang, telur bebek, bawang bombay, garam, merica bubuk, dan tumisan daging. Aduk rata.
  6. Panaskan minyak dalam wajan martabak. Letakan selembar kulit. Beri campuran isi. Lipat. Goreng sampai matang sambil disiram minyak.


 Stay cooking with love...

-eeyand-


Selasa, 21 Februari 2012

Kembang Goyang



Awalnya pengen bikin kue ini karena sakit hati....*maksudnya????. Iya...sakit hati,kebetulan lagi belanja ke supermarket, ngeliat di bagian kue-kue yang kiloan ada kembang goyang. Pengen jadinya....belilah. Pas udah beli... kok harga cemilan gini aja mahal ya??? padahal bikinnya nggak susah-susah amat... *mikir... heheh, susah ma orang suka masak, jadi peritungan kalo ada makanan yang gampang dibikin tapi mahal harganya.. :P. Dan rasanyapun sama sekali tidak seperti yang aku harapkan. Teksturnya kurang renyah, terlalu manis, dan wijennya bisa diitung. Hhhhmmmm...kuciwa doonnggg!!! And Finally....besoknya langsung ke pasar hunting cetakan Kembang goyang, hayukkk ahhh...bikin sendiri ajahhhh!!!!


Kembang Goyang
Source : Ragam Kue Tradiosional, Sedap

Ingredients :
150 gr tepung beras
25 gr gula pasir halus
1 btr telur
1/4 sdt garam
200 ml santan dari 1/2 butir kelapa
4 sdt wijen
minyak untuk mengoreng

Method :

  1. Aduk semua bahan sampai larut
  2. Panaskan cetakan kembang goyang dalam minyak yang sudah dipanaskan
  3. Celup cetakan kedalam adonan (memasukkan cetakan jangan sampai tenggelam, cukup bagian bawahnya hingga setinggi cetakan, supaya saat adonan masuk kedalam minyak bisa terlepas) Masukkan ke dalam minyak sambil digoyang-goyang sampai terlepas
  4. Goreng sampai matang dan kering. dinginkan.



Dan hasilnya....renyah, tidak terlalu manis cocok dengan seleraku, dan yang jelas gak pelit wijen...hehhe. Saking doyannya orang-orang rumah, sampai resepini aku posting...dah bikin sampe tiga kali. Mmmmm...kayaknya nggak akan pernah beli kembang goyang di luar lagi nih... ^^

Stay cooking with love...

-eeyand-

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...