" PLEASE DO NOT USE THE PHOTOGRAPHS IN THIS BLOG WITHOUT MY PERMISSION "
Tampilkan postingan dengan label IDFB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IDFB. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 26 April 2014

Genji Shoppe




Jakarta, 12 April 2014 – Monde Biscuit Indonesia, salah satu anak perusahaan biskuit Khong Guan resmi meluncurkan Genji Shoppe, sebuah toko dessert yang menjual berbagai kreasi hidangan penutup berbahan Genji Pie yang bertujuan untuk menginspirasi dan berperan sebagai titik pertemuan para generasi muda untuk saling berbagi kecintaan dan menggali inspirasi dalam mewujudkan minatnya. 

Who is not familiar with GENJI PIE? Satu-satunya biskuit dengan tekstur pie berbentuk hati yang dijual dalam kemasan dan tersedia dalam lima ragam produk dengan cita rasa klasik dan orisinil. As we know... genji pie nya aja udah enak banget, kebayang nggak kalo berbagai varian dari genji pie ini di kreasikan menjadi hidangan dessert yang lezat.... it's must be taste SO GOOD!!!!!. Karena itu saat para anggota IDFB mendapat undangan untuk icip-icip dan me-review this POP UP store yang hanya buka selama sebualan di Street Gallery Pondok Indah Mall 3 ini, saya sangaaaatttt bersemangat. Ok... Genji Shoppe, here we come....!!!



Saat saya datang, saya rada kaget juga dengan penampilan Genji Shoppe ini. Ukurannya ternyata MINI, eeeiittsss... tapiiiiiii, kreativitasnya MAXI!!!!!!. Beneran dibikin wooww deh dengan tampilannya. Monde Biscuit Indonesia melihat bahwa seni merupakan salah satu hal yang sedang diminati oleh generasi muda, terlihat dari berbagai pameran serta instalasi seni yang berada di sekitar kita. Karenanya, Genji Pie mengangkat tema kecintaan terhadap seni dalam Genji Shoppe dengan berkolaborasi bersama lima seniman muda berbakat diantaranya ada Rukmunal Hakim, Lala Bohang, Ykha Amlez, Muhamad Taufiq (EmTe), dan Monica Hapsari yang berbagi orisinalitas dan keunikan hasil karya seni visual mereka untuk menginspirasi para generasi muda dalam mengejar dan mewujudkan minatnya. 

Dan ini lah yang melatar belakangi Monde Biskuit menciptakan Genji Shoppe agar menjadi sebuah wadah yang tepat bagi generasi muda Indonesia untuk saling berbagi inspirasi, menjalin koneksi dan menciptakan peluang baru dalam mengejar dan mewujudkan minat dan kreativitas mereka. Dan inilah hasil karya para seniman muda tersebut...











Jumat, 31 Januari 2014

Pais Hati Ampela Gurih

Assalamu'alaikum.... apa kabar my blog???? sudah penuh debu dan kusam belum yaaaa?. Sudah sebulan lebih gak disentuh, dan ternyata ada beberapa komen yang sudah masuk cukup lama belum terbalas juga oleh saya. Maaaaapphhhh yaaaaa!!!

Well... kembalinya saya posting disini karena pengen ikutan IDFB challenge #14, yang temanya adalah BERAS. Inipun juga hari terakhir lhoooo.... sebetulnya bikinnya udah dari kemaren, tapi baru sempat diposting sekarang. Cukup menarik challenge kali ini, mengangkat bahan makanan yang hampir tiap hari disantap oleh orang indonesia, sampe-sampe ada ungkapan bahwa orang-orang Indonesia itu kalo belum makan nasi katanya belum makan. Padahal, roti udah masuk, kentang, jagung, singkong... tapi kalo belum NASI!!! belum makan katanya....hehhehehhehe.


Dalam challange kali ini, IDFB bekerja sama dengan PUREGREEN Organic Rice. PUREGREEN Organic Rice adalah beras 100% Organik bebas kimia dan pestisida yang sangat sehat dikonsumsi oleh seluruh keluarga. Menurut standar nasional, sawah organik harus ditanami secara organik selama 3 tahun, barulah hasilnya bisa dikategorikan organik. Adapun Sawah yang menghasilkan "PUREGREEN" Organic Rice telah ditanami secara organik, 100% alami, TANPA menggunakan pestisida dan bahan kimia lainnya selama lebih dari 5 tahun. Sehinggan PUREGREEN Organic Rice mempunyai keunggulan diantara nya adalah :
1. Lebih sehat
2. Rasa lebih gurih
3. Lebih tahan basi
4. Kaya mineral dan vitamin
5. Karena tidak mengandung bahan kimia, maka baik dikonsumsi oleh penderita diabetes, wasir, kolesterol, asam urat, darah tinggi, dll
6. Kaya anti oksidan dan zat2 lain yang membantu mencegah kanker dan serangan jantung
7. Meningkatkan daya tahan tubuh, terutama untuk anak-anak.
8. Cocok untuk program diet.
Jadi banyak sekali keuntungan yang diperoleh dengan mengkonsumsi beras organik ini. Berbanding lurus dengan keuntungannya, dari segi harga juga lebih mahal dibandingkan dengan harga beras biasa. Tapi semua itu kembali lagi ke kita, toh kesehatan itu juga merupakan sebuah investasi untuk masa depan kita,  dan menjadi sehat itu adalah sebuah pilihan. 



Dari awal saya sudah punya ide untuk bikin pais hati ampela ini. Karena pais ini sering dibuat oleh nenek saya di Majalengka, cuma sampe sekarang saya tidak tahu nenek saya menamakannya dengan apa.. yang penting makan, enak, kenyang!!! :D. Setelah saya coba cari, saya menemukan resep yang mirip dengan yang dibuat nenek saya di buku Kitab Masakan, dan nama masakannya adalah Pais Hati Ampela Gurih. Tadinya saya pikir namanya pais nasi hati ampela, rupanya bukan. Tapi ya sudahlah.... saya tidak terlalu mempermasalahkan soal nama yang jelas cara memasaknya nggak ribet dan sangat mudah.

Untuk resep ini, saya memilih beras PUREGREEN Organic kombinasi. Alasannya karena saya ingin mendapatkan manfaat dari beras merah tetapi juga ingin mendapatkan tekstur yang lebih lembut dibanding beras merah saja. Jadi untuk mengadopsi dua keinginan saya tadi maka saya pilih beras kombinasi merah dan putih.


Pais Hati Ampela Gurih

Ingredients :
250 gr PUREGREEN Organic Beras Kombinasi, masak hingga matang.
4 bh hati ayam, potong dadu
4 bh ampela ayam, potong dadu
1 bh jeruk nipis
2 lbr daun salam
1 btng serai
8 bh cabai merah keriting, iris tipis
Gula garam secukupnya sesuai selera
Kaldu ayam bubuk non MSG, secukupnya (optional)
Daun pisang dan lidi secukupnya untuk membungkus
Minyak untuk menumis

Bumbu halus :
6 siung bawang merah
3 siung bawang putih

Method :
Lumuri hati dan ampela ayam dengan jeruk nipis, sisihkan selama kurang lebih 15 menit lalu cuci hingga bersih.
Panaskan minyak dalam wajan, tumis bumbu halus dan cabai, masukkan serai dan daun salam masak hingga harum.
Masukkan hati dan ampela sayam, aduk rata hingga setengah matang.
Tambahkan nasi, aduk rata. Bumbui dengan kaldu ayam bubuk, gula dan garam secukupnya. Koreksi rasanya lalu matikan api.
Bumngkus nasi kedalam daun pisang seperti membungkus lontong, sematkan kedua ujungnya dengan lidi lalu kukus selama kurang lebih 30 menit. 
Setelah itu bakar pais dengan api sedang hingga aromanya keluar. Sajikan hangat.

Note : Untuk cabe merah kriting, jika ingin dihaluskan bersama bumbu halus lainnya itu tidak masalah. Saya disini memilih untuk mengiris nya tipis dan tidak mencampurnya pada bumbu halus adalah karena beras yang saya gunakan adalah beras merah. Dan saya tidak mau penampilan beras merah saya menjadi kurang cantik karena warna merah dari cabe. Jadi ini adalah alasan penampilan untuk keperluan di foto.. :D





Selesai sudah..... selamat mencoba and Stay cooking with love!!!!

-eeyand-

Selasa, 26 Maret 2013

Icip-icip Seru Bareng Indonesia Foodblogger di Pepper Lunch


Sabtu, 16 Maret 2013 @Cilandak Town Square, Jakarta

Pukul 09.30 pas.... akhir saya sampai juga di Citos. Tanpa mampir kemana-mana saya langsung menuju ke lt.2 dimana Resto Pepper Lunch berada untuk datang diacara Restaurant Review Program alias icip-icip gratis dan bertemu dengan para foodblogger Indonesia. Seru, senang, kenyang dan mau lagiiii.... ^^.

The Pepper Lunch logo in the shape of a palette is a symbol of the dreams of Pepper Lunch founder Mr. Kunio Ichinose. He sees the world as white canvas where he wishes to add colors with his restaurants to make people happy.

Apa sih Pepper Lunch itu?

Pepper Lunch adalah DIY Fast Food Steak House dengan penawaran harga yang sangat terjangkau. Resto ini sendiri berasal dari Jepang dan didirikan oleh Mr. Kunio Ichinose. Hingga terus berkembang ke beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia. Pepper Lunch menawarkan sebuah pengalaman kuliner yang cukup unik. Konsep DIY (Do It Yourself) ini yang menjadi keunikannya, dimana kita bisa memasak menu kita sendiri diatas hot plate dengan panas mencapai 260 derajat C dan akan bertahan hingga 80 derajat C selama 20 menit. Dan pastinya dengan bahan-bahan yang segar dan berkualitas.

Apa aja menu di Pepper Lunch?

Pepper Lunch menawarkan menu yang sangat beragam, ada pepper rice, steak, curry rice, dan dessert yang nggak kalah okey!!!!. 



Rahasia kelezatan dan ciri khas Pepper lunch, selain dari pemilihan bahan yang berkualitas, yaitu ada pada "Pepper" nya yang selalu fresh karena digiling dan diganti setiap hari, "Butter" nya yang sangat special dengan resep rahasia dan dijamin hanya ada di pepper rice. 


Selain lada dan butter yang khas, pepper rice juga mempunyai "Sauce" yang juga sangat special. Ada dua pilihan sauce yaitu Garlic Sauce dan Honey Sauce. Garlic sauce mempunyai rasa yang asin, sedangkan honey sauce mempunyai kecenderungan rasa yang manis. Keduanya selalu disajikan diatas meja bersama fresh pepper, sehingga para pengunjung dapat menambahkan saus sesuai dengan selera mereka masing-masing.


Pada saat itu saya bersama teman-teman foodblogger lainnya berkesempatan untuk mencicipi satu dari 3 pilihan pepper rice yang ditawarkan. Ada Beef Pepper Rice, Salmon Pepper Rice, dan Chicken Pepper Rice.

Beef from Australia and New Zealand

Norwegian Salmon


Dan pilihan saya jatuh pada Salmon Pepper Rice, mengapa???? karena saya termasuk penggemar ikan. Saat pesanan saya datang... saya masih sibuk foto sana foto sini. Dan kesalahan saya adalah tidak memperkatikan instruksi pada kertas yang melingkar pada hot plate. So... read the instruction carefully!!!!!. Yuppp... setelah rice pepper terhidang didepan anda.. then Hurry!! Mix them up!, kalo tidak... bakal gosong sodara!!!!!!!.... karena apa? hot plate dengan panas 260 derajat C dapat mematangkan ingredients di atasnya dengan sangat cepat. Jadi... pertanyaan saya didalam hati...

"bahan-bahan yang disajikan mentah, emang bisa mateng?"

Dan ternyata bisa.... sangat bisa, terjawablah sudah pertanyaan dan rasa ingin tahu saya. Dan satu yang paling tercium dihidung saya adalah.. wangi lada nya, bikin saya nggak sabar buat merasakannya. Adukan pertama, saya langsung menemukan butter yang ada di balik jagung. Lalu saya terus...terus...terus... dan terussssss.... mengaduk diiringi suara desisan dari hot plate nya. Dan.... suapan pertama.... "Hap!!!!".... *diem...mikir...dan tringgggg!!!!!... "Enak!!!!!!....."



Setelah satu, dua, tiga suapan.... penasaran sama saus yang ada diatas meja. "Cobain ahhhh.....!!!" Yang pertama kali saya coba adalah Garlic Sauce.... setelah nasi dengan kucuran garlic sauce masuk ke mulut, gantian saya coba yang Honey sauce. Dan keduanya enak..punya keunggulan rasa sendiri-sendiri, tapi favorite saya adalah Honey Sauce!!!. Karena saya bukan pecinta pedasss... jadi buat saya lada yang sudah ditaburi diatas nasi cukup, tapi buat yang pecinta lada.... anda dapat menambahkan sesuka anda karena lada telah disipkan diatas meja.

Baru setengah dari nasi saya habis..... sudah datang lagi satu cup Red Velvet. Haduwwww..... nggak kuku!!!! buru-buru abisin nasi...pindah ke red velvet. Dan... asli saya suka red velvet nya!!!!! beneran mau lagi deh... sayang cuma dikasih satu cup..hehhehhe. Boleh sih ambil lagi... tapi pake beli...xixixixix.




Gimana ya cara bikin si pepper rice nya itu, kok bisa enak banget gitu keliatannya???

Penasaran... gimana pepper rice disiapkan.... kebetulan kami para foodblogger di izinkan untuk mengintip cara pembuatan pepper rice yang ternyata super cepeeeeeeeetttt bangettttt!!!! sampe saya sendiri kerepotan ambil fotonya... cekk..cekk...cek... selesai!!!... lagi.. cekk..cekk..cekkk.... selasai!!!!. Wow.. takjub saya, jadi jangan khawatir, anda nggak akan nunggu lama untuk segera menikmati pesanan anda. Karena sisitem kerja mereka dalam menyiapkan pesanan sangat..sangat..dan sangatlah cepattt.



Makanannya enak, menunya okey, trus tempatnya... enak juga nggak???

Yuppp... tempatnya nyaman, dengan nuansa sendu-sendu kecoklatan gitu lho. Karena saya penggemar warna coklat... selain merah tentunya, jadi konsepnya asyik menurut saya. Ditambah lagi desain dinding dengan coretan-coretan ala papan tulis kapurnya itu lho.. unik ya!!!!. Dan tulisan-tulisan itu bukan tanpa makna ya, jadi tulisan-tulisan itu menceritakan tentang konsep dari Pepper lunch itu sendiri.





Ini nih yang paling penting....harganya?????

Kalo yang ini pasti pertanyaannya ibu-ibu..hehhehhe. Nggak usah khwatir ya emak-emak sayang, harga bersahabat!!!!! sesuai dengan yang dijanjikan pepper lunch....

"You can enjoy juicy steak with a sizzle at affordable prices!!!"

Jadi mesti dicobain nih??

Harus!!!.... nggak pake lama ya...hehhehe.

Thanks Pepper Luch... buat icip-icip dan pengalaman kuliner serunya. Thanks IDFB buat merealisasikan acaranya. Dan thanks buat teman-teman IDFB... akhirnya bisa berjumpa di dunia nyata!!!. Nggak sabar pengen bisa kumpul-kumpul lagi.

Stay cooking with love...

-eeyand-

Selasa, 29 Januari 2013

Rujak Mentimun


Ngerujak dalam rangka IDFB Challenge #8, sebetulnya pengen setor rujak yang khas daerah saya Surabaya. Tapi, karena setornya kancrit alias terakhir, rujak yang khas Surabaya sudah dibuat oleh beberapa anggota yang lain, ya sudah saya coba mengeksplor rujak khas daerah lain. Menurut buku yang saya contek, rujak mentimun ini asalnya dari Aceh. Seperti halnya Es Mentimun yang juga khas Aceh, rupanya daerah itu juga mempunyai rujak dari bahan yang sama.



Rasa rujaknya seger!!!!!!! Cocok banget dengan rasanya, apalagi kalo makannya siang-siang panas terik gitu, hadewww...... kemecerrr deh!!. Saya paling nggak tahan kalo ngeliat rujak, asinan dan semacamnya. Langsung ngencessss bawaannya. Entah kenapa, bagi saya kedua makanan itu punya kekuatan pengucur air liur deh... hehheheh. Yuk, dicoba resepnya....


Sedikit berbicara tentang mentimun, ternyata manfaat mentimun cukup banyak juga ya... beberapa diantaranya adalah untuk perawatan kulit dan rambut, melawan kanker, meredakan bau mulut, menurunkan berat badan dan melancarkan pencernaan, dan masih banyak lagi. Untuk lebih jelasnya silahkan klik disini tentang manfaat yang didapat dari mentimun.




Stay cooking with love.......

-eeyand-

Jumat, 30 November 2012

Gulai Kacang Hijau

Namanya memang Gule Kacang Ijo (Gulai Kacang Hijau) tapi bukan bearti cuma kacang hijau aja bahannya ada iga sapi atau iga kambing. Yang jelas daging yang mengandung tulang ya... itu dijamin lebih nyuzzz rasanya. Masakan satu ini khas daerah tempat tinggalku, Surabaya. Dan resepnya sendiri, sengaja nelepon ke mami buat nanya ke tetangga depan rumah, yang sudah dikenal jago masak menu yang satu ini. Dapetlah resepnya, tapi kosongan.... maksudnya???? ya bumbu-bumbunya aja tanpa ukuran pastinya berapa. Hadewwww... ini artinya ketajaman indra perasa dan ilmu kira-kira sangat dibutuhkan. Okeyyy.... demi oh.. demi.... Indonesia Food Blogger... aku akan membuatnya!!!!! *chiayyooo...


Dari proses pembuatan bumbunya, gule resep dari tetanggaku di Surabaya ini bisa dibilang unik... beberapa bumbu harus durebus dulu, seperti kunyit, jahe, cabe, dan lengkuas. Sedangkan yang lazimnya aku tau, biasanya kunyit itu dibakar. Karena penasaran, baik dengan resepnya maupun cara pembuatannya. Aku ikutin persis seperti dengan yang dimandatkan. Hanya saja semua bumbu aku coba takar sendiri. Deg..deg...sueerrr... sebenernya, jujur..ini adalah gule pertamaku, sudah lamaaaa..... banget pengen gule kacang ijo ini, disini jarang ada yang jual makanya aku pengen bisa bikin sendiri.

Dan, setelah dieksekusi.....satu-satunya kekurangan dari rasa guleku adalah... kurang pedasssss!!!!!!! Ya.. mau nggak mau, karena disini ada dua orang bocah yang harus makan juga, bundanya ngalah.... cabenya dikit aja.. biar pedesnya nggak nonjok banget buat anak-anak. Jadi kalau mau yang lebih pedassss, silahkan tambahkan cabe sesuai selera.

Gule Kacang Ijo

Ingredients :
500 gr iga sapi, rebus tapi jangan terlalu empuk, karena nantinya akan direbus kembali dengan bumbu hingga empuk
2000 ml kaldu sapi
150 ml santan instant, kalau mau pake santan segar juga boleh aja, tinggal dikurangi jumlah air kaldunya.
100 gr kacang hijau, rebus
4 lbr daun jeruk
1 btg serai, geprek, buat simpul
Garam, secukupnya
Gula secukupnya
Minyak untuk menumis, secukupnya

Bumbu :
12 btr bawang merah
4 btr bawang putih

Bumbu Halus : Rebus
2 ruas jari jahe
1 ruas jari lengkuas
5 bh cabe merah besar, bisa ditambahkan sesuai selera
2 ruas jari kunyit

Bumbu kering : sangrai, aku hanya menyagrai ketumbar, jintan dan kapilaga karena bahan-bahan lainnya aku pakai dalam bentuk bubuk.
1 1/2 sdt ketumbar
1/8 sdt jintan
1 btr kapulaga, ini yang aku pake kapulaga yang bulat, setahuku itu kapulaga untuk jamu...berhubung nggak ada lagi ya sudahlah dipakai saja, tapi karena takut dengan rasanya jadi pakenya cuma 1 bijiiii... heheh
1/2 sdt lada bubuk
1/4 sdt pala bubuk
1/8 sdt cengkeh bubuk
1/2 sdt kayu manis bubuk.


Method :

  1. haluskan bawang merah dan bawang putih dengan bumbu rebus, sisihkan.
  2. haluskan semua bahan kering yang telah disangrai, lalu panaskan minyak tumis bumbu halus (1) dan bumbu kering seluruhnya, tambahkan daun jeruk dan serai, tumis hingga harum dan matang.
  3. panaskan kembali kaldu dan iga sapi, tunggu sampai mendidih. Lalu masukkan bumbu yang telah ditumis dan santan kedalamnya. masak dengan api kecil hingga bumbu meresap.
  4. Setelah daging empuk masukkan kacang hijau, gula, dan garam sesuai selera. Koreksi rasanya, setelah mendidih angkat.
  5. Sajikan dengan taburan bawang merah goreng.

Seribet apapun itu, saat kita menikmati proses didalamnya... semuanya terasa mudah!!!! Met weekend temans!!!!! Stay cooking with love....

-eeyand-

Rabu, 04 Juli 2012

Sate Kerang


Satu hari sebelum deadline, baru bisa setor IDFB Challenge #5. Temanya kali ini adalah SATE, asli bingung mau setor apa....secara saya sendiri jarang banget bikin sate. Karena yang khas dari Surabaya tempat tinggal saya adalah sate madura, sate kerang, dan sate klopo (itu yang saya tau), jadi pilihan saya nggak jauh-jauh dari ketiganya. Tapi dari ketiganya ya cuma sate kerang yang paling simple. Dan pas bangettttttttt.... jam 12 siang baru bisa ke tukang sayur lha kok ndilalah ada kerang dara. Itu namanya gayung bersambut... hehhehh. Jadilah hari ini saya bikin sate kerang.


Resepnya dapet dari mami...jadi sate kerang ini adalah resep keluarga saya. Bikinnya simple dan nggak pake lama. Kalau mau lebih simple lagi cari kerang yang sudah dikupas, kalo masih bercangkang...mmmm... dijamin bakalan seharian di dapur. Tangan dah pegel nyungkil -dehhh...bahasanya.. :D- daging kerangnya tapi hasilnya nggak banyak-banyak. Jadi saran saya, cari kerang yang sudah dikupas...kecuali kalo emang nggak ada, mending nggak buat kalo saya...hahhahhaha.

Sate Kerang

Ingredients :
250 gr kerang dara yng sudah di kupas
3 lbr daun jeruk
Gula dan garam secukupnya sesuai selera

Bumbu halus :
3 siung bawang putih
2 bh cabe merah, jika ingin lebih pedas bisa ditambahkan sesuai selera
1 ruas jari kunyit
2 ruas jari jahe

Method :

  1. Tumis bumbu halus bersama daun jeruk hingga matang dan harum. 
  2. Masukkan kerang, tambahkan gula dan garam. Tumis hingga kesat dan kerang matang. Bisa juga ditambahkan sedikit air, jika bumbu telah kesat tapi kerang masih keras.
  3. Lalu tusuk kerang dengan menggunakan tusuk sate, lakukan hingga semua kerang habis.
  4. Hidangkan.

Kalau di Surabaya sendiri, biasanya sate kerang dihidangkan bersama lontong balap atau lontong kupang. Sayangnya saya nggak doyang ma lontong kupang, jadi kalau ada tukang jual lontong kupang biasanya yang dibeli cuma sate kerangnya. Stay cooking with love......

-eeyand-

Senin, 30 April 2012

Sambal Petis

Lama banget nggak ngeblognya.... sedang ada banyak hal yang diurusi, jadi nggak sempet posting-posting. Baru sadar kalo dah hari terakhir bulan April dan belum setoran IDFB...gak seru kalo gak ikut ngeramein. Untuk bulan ini tema IDFB Challenge adalah Sambal. Dan yang terpikir adalah sambal petis, khas jawa timur dan pastinya aku suka. Biasanya teman makannya tahu, dicocol gitu aja ke sambel petisnya...mmm...buat aku nikmat bener...yuukkk..marrreee....


Sambal Petis

Ingredients:
100 gr petis udang
3 bh bawang purih
3 buah cabe rawit (atau sesuai selera)
1/2 sdm kecap
100 ml air

Cara membuat :
Iris bawang putih dan cabe rawit, tumis hingga harum. Masukkan air, masak hingga mendidih. Masukkan petis dan aduk hingga merata. Tambahkan kecap, aduk rata. Masak hingga kental dan matang.



Stay cooking with love...

-eeyand-



Minggu, 12 Februari 2012

Bajigur



Indonesian Foodblogger Challenge dah masuk chapter 3 nih... setelah kemarin yang chapter 2 foto Putu Ayu ku jadi foto yang paling banyak dipilih anggota Idfb...thank you friends!!!!... Dan untuk challenge kali ini temanya adalah Indonesian Beverage. Lumayan dibikin bingung juga nih....mau bikin apa yaaa.... dah, sebelum yang setor makin banyak dan pilihan makin dikit...hehhe...aku pilih bajigur aja deh buat setoran kali ini.




Bajigur
Source : http://www.sajiansedap.com/recipe/detail/715/bajigur



Ingredients:
2.500 ml santan dari 1 1/2 butir kelapa
 
4 sendok teh kopi bubuk
 
375 gram gula merah, sisir halus
75 gram jahe, bakar, kupas, memarkan
6 lembar daun pandan, dibuat simpul
4 cm kayumanis
 


Method:
  1. Rebus santan, kopi bubuk, gula merah, jahe, daun pandan, dan kayumanis sambil diaduk diatas api sedang sampai mendidih. Angkat dan saring.
  2. Sajikan bajigur selagi hangat.
Bajigur ini biasanya disajikan pada sore hari, hangat-hangat....dan minumnya ditemani dengan ubi rebus, pisang rebus, ataupun kacang tanah rebus. Dan kebetulan waktu ke toko buah kemaren ada ubi cilembu, wahhh cocok banget dehhhh....cuma ubinya nggak aku rebus, tapi aku oven. Wowww....sore-sore, hujan-hujan, minum bajigur anget sambil makan ubi bakar cilembu....yukkkk marreeee!!!! ^^


Stay cooking with love...

-eeyand-




Minggu, 13 November 2011

Putu Ayu


Yuuuhhhuuuuu...ikutan challenge nih!!!, dan ini adalah challenge chapter 2 dari IDFB, Indonesian Foodblogger. Sebuah grup yang dibentuk lewat social media Facebook buat tempat numpleknya para foodie blogger Indonesia. Dan tema kali ini adalah Indonesian Snacks.

Dannn, saya memilih PUTU AYU untuk challenge sekarang ini. Pengen bikinnya dah lama, karena kangen ma rasanya...padahal kalo mau beli ditukang kue dipinggir jalan juga banyak. Tapi nggak tau kenapa, pengennnn banget bikin sendiri. Ehh...lha kok challenge IDFB nya jajanan indonesia..cocok lah, makin bulat tekatku bikin si putu ayu..^^. Kue ini cukup unik buat aku, paduan bolu kukus dan kelapa parut yang gurih membuat jajanan ini nggak bosen buat dimakan banyak-banyak. Manis, gurih, ngeblended banget dah dilidah...sukaaa banget sama rasanya.




LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...